26 March 2015

Aku Baik-Baik Saja


Ini hanya serangkaian kata-kata dari sebuah kelelahan.
Dia cukup mengganggu untuk sekian lama.
Ya dia! Lelaki yang telah sering mengganggu kepalaku.
Apakah ia tak lelah terus menerus berlari dikepalaku?
Karena aku tidak baik-baik saja dengan itu.

Aku hampir kronis dibuatnya!
Mungkinkah ini kebahagiaan yang nyata?
Ataukah hanya fatamorgana?
Terkadang aku cukup lelah untuk merasakan ini sendirian.
Karena aku memang tidak baik-baik saja dengan itu.

22 March 2015

If I Could

If i could,
I would always tell the truth
I would always love you
from the heart.

If i could,
I would take you in my arms
Take you inside
Into my heart.

If i could,
I would be the place you turn
When you are feeling lonely or afraid.
I would shine
Like a lantern in the dark.

If i could,
I would always be there for you
When you feel as if
You don't know who you are

Gelap? Hantu? Siapa takut?!


Aku seorang gadis kecil yang masih berumur 5 tahun. Saat itu aku sudah duduk di TK nol besar. Di umurku yang masih sangat kecil aku telah berani tidur di kamar yang terpisah dari ayah dan ibu. Dan kejadian itu telah memberiku pelajaran indah.
Tepatnya saat malam minggu. Seperti rutinitasku biasanya, aku bermain bersama teman-teman sepermainanku tidak jauh dari rumah.
“eh, kita cerita-cerita yuk!” ajak kak Laras. Dia adalah salah satu temanku yang umurnya diatas umurku. Kemudian aku, kak Laras, Sella, Panji, dan juga kak Wulan duduk melingkar di teras rumah kakLaras.
“cerita apa sih kak?” aku memulai pembicaraan.
“aku punya cerita seram loh, mau dengar nggak?” kata kak Laras antusias.
“apaan?! apaan?!” Panji yang pertama penasaran dengan cerita kak Laras.
Kak Laras memulai ceritanya “aku kan dapat cerita dari temanku katanya ada tukang ojek yang ngebonceng kuntilanak!” wajah kak Laras tampak serius sekali. Mendengar nama hantu yang sudah terkenal itu aku jadi merinding.
“akh masa sih kak?” Sella merespon.
“iya bener loh. Jadi katanya tukang ojeknya itu cuma dibawa muter-muter doang, nggak nyampe-nyampe kerumah cewek yang diboncengnya itu. Terus tiba-tiba cewek yang dibonceng tukang ojek itu hilang waktu ngelewatin kuburan. Hiii, seremkan?!” kak Laras selesai bercerita.
Aku terdiam membayangkan cerita kak Laras. Umurku yang masih sangat kecil itu

21 March 2015

Sisa Hujan


Langit kelabu.

Kilat menggores kepedihan.
Hanya ada suara gemuruh angin,
yang membahana dikepala.
Hanya ada suara kepanikan kilat,
menjadi satu dalam dingin.
Tak lagi kudengar,
suara musik indah dari negeri lain.

Hujan, basuh segera kepedihan.

Kilat, hujam segera jiwa sepi.
Angin, kembalikan suara gitar indah yang hilang.

19 March 2015

Hill Cipher

Hill Cipher merupakan penerapan aritmatika modulo pada kriptografi. Teknik kriptografi ini menggunakan sebuah matriks persegi sebagai kunci yang digunakan untuk melakukan enkripsi dan dekripsi.

Hill Cipher diciptakan oleh Lester S. Hill pada tahun 1929. Teknik kriptografi ini diciptakan dengan maksud untuk dapat menciptakan cipher (kode) yang tidak dapat dipecahkan menggunakan teknik analisis frekuensi. Hill Cipher tidak mengganti setiap abjad yang sama pada plaintext dengan abjad lainnya yang sama pada ciphertext karena menggunakan perkalian matriks pada dasar enkripsi dan dekripsinya.

Hill Cipher yang merupakan polyalphabetic cipher dapat dikategorikan sebagai block cipher karena teks yang akan diproses akan dibagi menjadi blokblok dengan ukuran tertentu. Setiap karakter dalam satu blok akan saling mempengaruhi karakter lainnya dalam proses enkripsi dan dekripsinya, sehingga karakter yang sama tidak dipetakan menjadi karakter yang sama pula.

Hill Cipher termasuk kepada algoritma kriptografi klasik yang sangat sulit dipecahkan oleh kriptanalis apabila dilakukan hanya dengan mengetahui berkas ciphertext saja. Namun, teknik ini dapat dipecahkan dengan cukup mudah apabila kriptanalis memiliki berkas ciphertext dan potongan berkas plaintext. Teknik kriptanalisis ini disebut known-plaintext attack.

Dasar Teknik Hill Cipher
 
Powered by Aishi♥