10 May 2017

Kisah Gadis Yang-Namanya-Tak-Boleh-Disebut

Kembali hari ini sang gadis pendosa,
berdiri dibawah tiang lampu usang,
yang lampunya telah redup padam.
Seperti malam-malam sebelumnya.
Ia mengdongak pada langit,
rambut panjangnya terurai bersaing dengan gelap.
Malam ini dingin, bintang tak menari-nari.
Luna pun urung menampakan diri.
Namun sang gadis tetap disana, mencari.

Ketika asa nya telah jatuh menjadi gelap.
Tak sengaja pesawat terbang melewatinya,
lampunya berkedip bagai bintang.
"Bolehkan aku berpura-pura bahwa pesawat terbang,
dilangit malam adalah bintang jatuh?
agar bisa ku gunakan untuk berharap sekarang juga."
Lalu malam tak mengijinkannya bertemu si bintang jatuh.
Hingga sang gadis menghilang dari bumi.

Dan sekali lagi ia datang...
dengan kulit pucat yang dingin dan kaki yang jauh dari bumi.
Berdiri di tempat yang sama, dengan rambut panjang yang terurai.
"Kumohon, padamkan lampunya agar aku bisa melihat bintang"
Ia hanya merindukan langit dari bumi, itu saja.

No comments:

Post a Comment

 
Powered by Aishi♥